Minggu, Desember 21, 2008
Pink Butterfly
dan senyum yangterpatah-patah.
Kala kumbang mendekat, surut pula kilau warnamu.
Tiba di mana kau dilahirkan,
Sang surya memberimu kehidupan baru.
Warnamu berkilau bak aura keceriaan dan kebahagiaan.
Sambut senyum merekah pada sang kumbang,
Cahayamu mengajariku bersahaja,
Membangun keintiman bersahabat.
Pink butterfly selalu hidup memukau.
Jumat, Desember 19, 2008
Hari yang Mulia
Jumat
Adalah hari yang mulia
Hari penuh ibadah tiada pun hari lain
Berbondonglah kaum adam
Bersujud, bertafakur di baitullah
Dosa pun ditiadakan
Dari Jumat hingga Jumat
Tebarkan Sholawat
Tadahkan kedua tanganmu hingga matahari tertidur
Jumat
Keutamaan yang tidak diperjualbelikan
Bakar noda-noda syirik
Hari yang mulia nan suci
Rabu, Desember 17, 2008
Jiwa Sang Ilalang
Bilamana angin itu bertiup ke arah barat
Ku kan terbawa, terseret, lemah, lunglai tak berdaya
Akar kokohku pun termakan ulat-ulat jalang
Diam, tak dapat kuhirup lagi karbondioksida
Jiwaku melayang, melihat terseok-seok tubuhku... tak berarti.
Bilamana angin itu bertiup ke arah utara
Ku kan terbawa, terseret, lemah, lunglai tak berdaya
Akar kokohku pun termakan ulat-ulat jalang
Diam, tak dapat ku jumpai kawan-kawan sejiwaku
Jiwaku melayang, melihat terseok-seok tubuhku... tak berguna.
Bilamana angin itu bertiup ke arah timur
Ku kan terbawa, terseret, lemah, lunglai tak berdaya
Akar kokohku pun termakan ulat-ulat jalang
Diam, tak dapat ku ciptakan lagi oksigen untukmu
Jiwaku melayang, melihat terseok-seok tubuhku... tak berbelas.
Bilamana angin itu bertiup ke arah selatan
Ku kan terbawa, terseret, lemah, lunglai tak berdaya
Akar kokohku pun termakan ulat-ulat jalang
Diam, tak dapat kau lihat lagi keindahanku
Jiwaku melayang, melihat terseok-seok tubuhku... kering membusuk.
Sadarlah! aku ini sama sepertimu
Kemana pun kau membawaku
Apapun kau menjadikanku
Ku tetap akan menjadi permata hati bagimu
Selasa, Desember 16, 2008
Aku yang Terlupa
Lautan kata takberhingga dalam negasi hidup
Ku terpaku, termenung bak Plato dengan 'idea'nya.
Masihkah kakiku menginjakkan tanah?
"Oh Tuhan, kenapa Kau tidak membuatku bisa terbang,
seperti burung Bulbul",
"si Bulbul, si penyampai pesan Sulaiman",
Dalam kata tak berhingga, ada keberhinggaan.
Akupun menyalami setiap derivat-derivat objek inderawi.
Aku ada diantara objek inderawi semu,
berjajar filsuf Yunani; Plato, Descartes, dan Immanuel Kant.
Kita berdebat hingga tak keberhinggan kata dalam negasi hidup.
Seketika aku terbangun,
Aku lupa, kalau aku sedang berfikir.